Studi Banding Program Vokasi ITNY Yogyakarta ke Fakultas Vokasi ITS Surabaya
Dalam rangka rencana perubahan Program Studi D3 ke D4 (sarjana terapan), Program Vokasi ITNY Yogyakarta mengadakan kunjungan ke Fakultas Vokasi ITS Surabaya pada hari Jumat tanggal 3 Mei 2019 lalu untuk menyamakan presepsi tentang kurikulum, kompetensi, dan laboratorium. Pemilihan tempat di Fakultas Vokasi ITS ini dikarenakan adanya kesamaan Program Studi dengan Program Vokasi ITNY Yogyakarta. Program vokasi ITNY Yogyakarta terdiri dari Program D3 Teknik Elektronika dan D3 Teknik Mesin. Dalam perubahan bentuk menjadi program D4 nantinya akan menjadi D4 Teknologi Rekayasa Otomasi dan D4 Teknologi Rakayasa Manufaktur. Lulusan dari D4 akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan (S.Tr).
Lulusan Sarjana Terapan sangat dibutuhkan dunia kerja dan industri karena program ini dikembangkan dengan konsep link and match antara kampus dan industri sehingga kurikulum dan tim pengajar dikembangkan dengan kolaborasi antara kampus dan industri. Lulusan program Sarjana Terapan antinya akan memiliki ijazah dan transkrip, sertifikasi kompetensi sebagai sertifikat pendamping ijazah dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), sertifikat kemampuan berbahasa Inggris, serta prototype atau produk yang merupakan salah satu syarat kelulusan.
pengembangan Program vokasi ini juga selaras dengan program Nawa Cita Jokowi, yang ingin mencetak banyak lulusan vokasi, untuk menjadikan Indonesia sejajar dengan negara maju lainnya. Guna mendukung hal tersebut, maka yang perlu dipersiapkan yakni kualitas SDM dari vokasi tersebut. Untuk rencana pembukaan program D4 ini, ITNY Yogyakarta juga mengandeng mitra yang berkompeten di bidangnya termasuk dari industri dan Perusahaan terkait.
Pada Program Vokasi ITNY Yogyakarta ini bukan hanya mempersiapkan SDM yang berkompeten di bidangnya, namun juga mempersiapkan SDM yang unggul dalam persaingan global. Terutama di bidang industri. Karena itu, perlu adanya persiapan yang matang dan perlu didukung dari semua pihak
Studi praktik mahasiswa D4 yang lebih lama dari sarjana bisa menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk lebih banyak mempekerjakan lulusan diploma. Mahasiswa D4 diwajibkan melakukan praktik langsung ke industri. Lamanya masa praktik inilah yang menyebabkan lulusan D4 memiliki skill dan keterampilan lebih baik di dunia kerja dibandingkan sarjana yang hanya menguasai teori. Minimal kurikulumnya 40% teori dan 60% praktik.
Lulusan Program Vokasi dilatih untuk menjadi lulusan dengan kemampuan praktis yang tinggi, tetapi memiliki kemampuan manajerial, dengan kemampuan dan keterampilan praktik yang tinggi ini, lulusan D4 lebih banyak dibutuhkan dalam dunia kerja. Di Program Vokasi menggunakan sistem paket bukan SKS. Jadi, jika mahasiswa menjalani perkuliahan secara normal dan tidak akan mengalami bentrokan kuliah. Mahasiswa tetap mengikuti kurikulum sesuai dengan angkatan mereka. Perubahan kurikulum semakin mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja. Dampaknya menguntungkan buat mahasiswa karena kurikulum yang dibuat akan semakin mendekatkan calon lulusan dengan dunia kerja, sehingga semakin meningkatkan serapan lulusan ke industri.
Nara sumber : Kepala Program Vokasi ITNY : Tugino, ST MT








